BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Dalam era globalisasi ini banyak masalah yang timbul
diberbagai kalangan, dan semua masalah yang muncul karena perbedaan pendapat antara manusia satu dengan
manusia lainnya. Dari sekian banyak masalah yang paling sering dihadapi oleh
setiap masyarakat adalah sulitnya mencari lahan pekerjaan.
Balai Latihan Kerja (BLK) merupakan tempat pelatihan untuk
mendapatkan keterampilan atau yang ingin mendapatkan keahlian dibidangnya
masing-masing. Balai Latihan Kerja mempunai beberapa kejuruan salah satu contoh kejuruan
tersebut adalah pengolahan
Hasil Pertanian dan Perikanan (PHP).
Pengolahan Hasil Pertanian dan Perikanan (PHP) merupakan suatu upaya
kegiatan perubahan fisik, kimia, dan sensorik atau organoleptik bahan hasil
pertanian, perkebunan, perikanan dan pertenakkan yang dimana
sumber daya alam tersebut digunakan untuk memproduksi produk-produk makanan seperti: Roti, Bolu, Mie, Nugget, bakso dan
lain-lain. Di Balai Latihan Kerja diajarkan mendiversifikasikan
bahan pangan agar mendapatkan produk yang berkualitas terutama pada kebutuhan
gizi masyarakat. Setelah,
melaksanakan pelatihan siswa-siswi Balai Latihan Kerja diberikan kesempatan untuk On The Job Training.
On The Job Training merupakan suatu kesempatan yang
diberikan kepada siswa untuk melakukan
praktek kerja lapangan
yaitu dengan mempraktekan apa yang diajarkan selama
pelatihan dengan
jurusan siswa-siswi
itu sendiri. kegiatan On The job
Training ditujukan untuk melatih keterampilan dibidangnya masing dan
kegiatan ini juga dapat menambah wawasan lebih tentang jurusan yang
digelutinya. Siswa-siswi BLK yang telah melaksanakn kegiatan On The Job Training diwajibkan untuk maembuat
laporan ( karya tulis ), sebagai bukti bahwa siswa-siswi itu memang telah
melaksnakan tugasnya .
Kegiatan On The Job Training (OJT) ini sangat menguntungkan siswa BLK karena
dapat menambah pengetahuan khususnya dalam bidang manajerial, pengalaman serta
keprofesionalan dalam melakukan suatu bidang pekerjaan. Pada kesempataan ini
kelompok kami ditempatkan di AUFA yang berada di Jalan Nipa Raya No.1. yang
diamana perusahaan ini memproduksi berbagai jenis Cake, Bakery dan Tradisional Food.
1.2. Rumusan
Masalah
A. Bagaimana
Profil AUFA ?
B.
Apa saja perbedaan yang didapatkan
ditempat pelatihan dan di tempat On The Job Training?
C.
Apa saja kegiatan-kegiatan yang
dikerjakan selama di AUFA ?
D. Apa saja
hambatan-hambatan yang dihadapi selama di AUFA dan bagaimana cara mengatasinya
?
1.3. Tujuan dan Manfaat OJT
Tujuan dari On
The Job Training adalah sebagai berikut:
A.
Mengetahui Profil AUFA
B.
Mengetahui perbedaan yang didapatkan
ditempat pelatihan dan di tempat On The Job Training
C.
Mengetahui
suasana kerja di AUFA
D.
Menyelesaikan
tugas yang diberikan dari Balai Latihan Kerja dalam rangka pelaksanaan OJT
E.
Guna mengukur sejauh mana pengalaman
yang telah didapat di lapangan ke dalam bentuk tulisan.
F.
Agar nantinya dapat dijadikan bahan
sejauh mana hasil yang telah didapat selama mengikuti On
The Job Training
G.
Sebagai salah satu syarat dalam
pengambilan sertifikat.
Manfaat
dari On The Job Training adalah sebagai berikut:
Manfaat penulisan laporan yaitu untuk
menambah pengetahuan, pengalaman dan kerjasama dengan orang lain dalam satu
lingkungan di sebuah perusahaan di dalam bekerja nantinya.
1.4.. Ruang Lingkup
Untuk menghindari bahasan laporan ini terlalu luas dan
mengingat keterbatasan kemampuan, pengetahuan dan waktu yang penulis miliki,
maka ruang lingkup penelitian ini terbatas pada AUFA. Adapun
yang dipaparkan dalam laporan ini meliputi segala kegiatan yang penulis lakukan
selama melaksanakan kegiatan On The Job
Training.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Profil
2.1.1. Profil Dapur AUFA
AUFA cake, Bakery and Tradisional
Food berdiri pada 2 Januari 2017 yang merupakan merk sebelumnya yaitu DAPUR
AUFA yang merupakan Brand di bawah AUFA group. AUFA didirikan oleh pasangan
suami-istri yang bernama La Ode. Rakhmad Darmawan dan Masita Sahibu yang biasa para
karyawannya memangil mereka dengan sebutan Abi dan Ummi. AUFA memiliki karyawan
yang berjumlah 18 orang pegawai tetap di AUFA.
2.1.2.VISI DAN MISI AUFA
Visi
AUFA adalah membantu menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kota
Kendari dan Sulawesi Tenggara dan Misi AUFA adalah memberikan produk rerotian
premium terbaik kepada warga Kendari selain itu, AUFA berusaha mengubah makanan
tradisional food yang terkadang
dipandang sebelah mata bahkan oleh orang Indonesia sendiri. Maka dari itu AUFA berusaha
mengubah makanan tradisional food menjadi olahan tradisonal yang popular dalam setiap hidangan
kuliner.
2.1.3. Spesialisasi Layanan
AUFA memproduksi kurang lebih 30 jenis cake yang cocok
sekali dijadikan dalam snack box sebagai hidangan rapat atau pertemuan seperti kue
pay, brownies, bolu zebra marmer dan lain sebagainya. Selain itu AUFA juga memproduksi
berbagai jenis Bakery (Pisang, Abon,
Sosis, ) dan Tradisional Food seperti Barongko.
2.2. Perbedaan yang didapatkan ditempat
Pelatihan dan di tempat On
The Job Training
Perbedaan
yang didapatkan yaitu: dari alat maupun cara pembuatan yang telah dilaksanakan
di BLK berbeda dengan di tempat kami On The Job Training. Namun, kami
mengikuti setiap langkah-langkah dari perbedaan tersebut dan disinilah kami mendapatkan
ilmu baru. Misalnya cara membuat roti biasanya di BLK kami membuat Roti dengan
cara mencampurkan sekaligus adonan roti sedangkan di tempat kami OJT kami diajar
untuk membuat biang dulu sehabis itu tunggu mengembang dan membuat adonan kedua
dan mencampurkannya bersama dengan adonan pertama. Selain itu, alat yang digunakan bebeda pada
oven yang digunakan ditempat kami pelatihan masih menggunakan Oven biasa
sedangkan di tempat kami On The Job Training menggunakan
oven yang sudah lebih modern yang biasa digunakan di Industi-Industri (Oven
Vakum).
2.3. Kegiatan yang dilaksanakan di
AUFA
Berikut uraian kegiatan selama 20 hari On The Job Training di AUFA
No
|
Hari Tanggal Kegiatan
|
Kegiatan
|
|
1
|
Jum’at, 22 juni 2018
|
Pengantaran surat sekaligus pengenalan
lokasi
|
|
2
|
Sabtu, 23 juni 2018
|
Pembuatan roti (maros, bantal, pisang
coklat, dan sosis)
|
|
3
|
Minggu, 24 juni 2018
|
Pembuatan roti (sosis, maros, bluberry)
|
|
4
|
Senin, 25 juni 2018
|
Pembutn roti
|
|
5
|
Selasa, 26 juni 2018
|
Ketring (mengisi makanan di kotak makan dan
pembuatan roti
|
|
6
|
Rabu, 27 juni 2018
|
Pengantaran ketring, dan membuat kue pay
brownies.
|
|
7
|
Kamis, 28 juni 2018
|
Pembuatan kue pay, risoles dan kue bolu
(zebra dan marmer)
|
|
8
|
Jum’at 29 juni 2018
|
Membuat kue pay, puding lapis krispi dan
cantik mnis
|
|
9
|
Sabtu, 30 juni 2018
|
Mengantar ketring dan membut roti.
|
|
10
|
Minggu, 01 juli 2018
|
Membuat roti ( pisang, abon, sosis.
|
|
11
|
Senin, 02 juli 2018
|
Memetik daun kelor, bayam, menyusun ketring
dan mengntar ketring
|
|
12
|
Selasa, 03 juli 2018
|
Menglab kotak makan plastik, mengisi, dan
mengantar ketring di DSSP.
|
|
13
|
Rabu, 04 juli 2018
|
Pembuatan kue pay
|
|
14
|
Kamis, 05 juli 2018
|
Pembuatan roti
|
|
15
|
Jum’at, 06 juli 2018
|
Pembuatan kue pay brownies
|
|
16
|
Sabtu, 07 juli 2018
|
Pembuatan roti
|
|
17
|
Minggu, 08 juli 2018
|
Pembuatan roti
|
|
18
|
Senin, 09 juli 2018
|
Ketring dan membuat kulit pay
|
|
19
|
Selasa, 10 juli 2018
|
Ketring dan pembuatan roti
|
|
20
|
Senin 11 juli 2018
|
Ketring dan pembuatan roti
|
|
2.5. Hambatan-hambatan yang dihadapi dan cara
mengatasi hambatan-hambatan tersebut dan cara mengatasinya
Pada saat On The Job Training, penulis pernah menghadapi beberapa hambatan
dalam bekerja. Adapun hambatan-hambatan yang penulis hadapi selama mengikuti On The Job Training, yaitu sebagai berikut:
1.
Tugas
yang diberikan terkadang berbeda dengan yang diajarkan di BLK.
2.
Pengaruh
Cuaca, yang dimana permasalahan
yang biasa kami hadapi di tempat OJT yaitu pada saat cuaca buruk yang
mengakibatkan roti yang kami buat susah mengembang alternatif yang kami ambil
yaitu dengan cara memanaskan air panas dan menyimpan roti di lemari fermentasi.
3.
Permasalahan yang lain di tempat OJT
kami adalah jika penimbangan bahan tidak sesuai dengan prosedur maka, hasil
dari pembuatan kue tersebut tidak bagus altenatif dari ini adalah kami
menggunakan timbangan digital untuk menghasilkan adonan atau bahan kue yang pas
untuk memproduksi.
Adapun cara penulis untuk
menyelesaikan masalah yang timbul On The
Job Training yaitu:
1.
Bila
penulis mengalami kesulitan atau tidak mengerti, penulis bertanya kepada
pembimbing.
2.
Berusaha
dan belajar agar kesulitan itu sedikit demi sedikit hilang.
3.
Mencoba
untuk lebih sering berkomunikasi dengan orang-orang Dapur Aufa
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Berdasarkan dari hasil
On The Job Training di Aufa selama
20 hari dapat disimpulkan bahwa AUFA didirikan pada 2 januari 2017 oleh
pasangan suami istri Rakhmad
Darmawan dan Masita Sahibu, AUFA memiliki karyawan tetap sebanyak
18 orang, AUFA
memproduksi kurang lebih 30 jenis cake yang cocok sekali dijadikan dalam snack
box sebagai hidangan rapat atau pertemuan seperti kue pay, brownies, bolu zebra
marmer dan lain sebagainya.
Selain itu AUFA juga memproduksi berbagai jenis
Bakery (Pisang, Abon, Sosis, ) dan Tradisional Food seperti
Barongko. Dalam proses pengolahan di AUFA dan ditempat pelatihan terdapat
beberapa perbedaan seperti AUFA yang telah banyak memiliki barang-barang modern
dibandingkan tempat pelatihan dan AUFA lebih banyak memproduksi produk-produk
sehingga penulis mendapatkan pemahaman ilmu yang banyak tentang hasil pertanian
dan perikanan.
B. SARAN
Berikut
merupakan beberapa saran untuk Balai Latihan Kerja:
1.
Untuk bahan-bahan yang akan digunakan
dalam proses pelatihan sebaiknya dibeli
jangan dari jauh hari karena dapat menyebabkan bahan-bahan tersebut
rusak sebelum digunakan contohnya seperti bawang merah/putih, dan gula merah.
2.
Untuk resep atau cara praktek
masak-memasak atau membuat cake seharusnya tidak membuat itu-itu saja misalnya
kue bolu sebaiknya membuat dengan kreasi yang berbeda-beda agar peserta yang
mengikuti pelatihan tidak merasa jenuh dengan
3.
untuk peralatan di BKI untuk memenuhi
5S harus ada lemari agar kelihatan rapi sehingga mencari barang yang akan
digunakan tidak membutuhkan waktu yang lama.
4. Untuk oven yang
digunakan di BLK alangkah baiknya menggunakan oven modern sehingga memiliki
daya minat atau ketertarikan sendiri oleh calon siswa-siswi BLK .
DAFTAR PUSTAKA
Darmawan
La Ode Rakhmad, 2017. Profil AUFA Group, Kendari Sulawesi
Tenggara.

